Differences
This shows you the differences between two versions of the page.
| Next revision | Previous revision | ||
| siapa_yang_mengembangkan_sistem_operasi_android [2026/04/01 20:00] – created leonardvolz2 | siapa_yang_mengembangkan_sistem_operasi_android [2026/04/06 13:24] (current) – created freyalombard92 | ||
|---|---|---|---|
| Line 7: | Line 7: | ||
| - | Detail teknis singkat: Kode sumber inti tersedia melalui proyek sumber terbuka komunitas (sering disingkat AOSP). Lisensi utama untuk banyak komponen adalah Apache 2.0; paket layanan tambahan berlisensi terpisah dari perusahaan pemilik ekosistem, sehingga muncul variasi antara rilisan sumber terbuka dan rilisan lengkap untuk konsumen. | + | Detail teknis singkat: Kode sumber inti tersedia melalui proyek sumber terbuka komunitas (sering disingkat AOSP). Lisensi utama untuk banyak komponen adalah Apache 2. If you loved this short article and you would like to get more information regarding [[https:// |
| - | Perubahan arsitektur penting: Mesin runtime awal menggunakan Dalvik; peralihan ke ART diperkenalkan sebagai opsi eksperimental pada rilis 4.4 (KitKat) dan dijadikan runtime default pada rilis 5. Should you loved this short article and you would like to receive more details with regards to [[https:// | + | Perubahan arsitektur penting: Mesin runtime awal menggunakan Dalvik; peralihan ke ART diperkenalkan sebagai opsi eksperimental pada rilis 4.4 (KitKat) dan dijadikan runtime default pada rilis 5.0 (Lollipop) pada 2014. Model perizinan diubah secara signifikan pada rilis 6.0 (Marshmallow) pada 2015 dengan pengenalan perizinan saat runtime. |
| Line 80: | Line 80: | ||
| Keputusan: gunakan libc yang ringkas dan subsistem native optimal untuk performa dan ukuran. | Keputusan: gunakan libc yang ringkas dan subsistem native optimal untuk performa dan ukuran. | ||
| - | Rekomendasi implementasi: | + | Rekomendasi implementasi: |